Saturday, July 13, 2013

Tentang Diare

diare, pengertian diare, Blog KeperawatanYang dimaksud dengan diare adalah buang air besar (defekasi) dengan jumlah tinja yang lebih banyak dari biasanya (normal 100-200 cc/jam tinja). Dengan tinja berbentuk cair /setengah padat, dapat disertai frekuensi yang meningkat. Ada juga pengertian diare bahwa diare adalah buang air besar encer lebih dari 3 x sehari. Demikian pengertian diare menurut WHO (1980).

Nah kali ini kita akan mencoba sharing sedikit mengenai hal apa yang disebut dengan diare. Semoga hal mengenai diare dan penyebabnya ini bisa untuk menambah pengetahuan kesehatan dan juga berguna serta bermanfaat bagi kita semua.


Penyebab diare bisa bermacam-macam. Berikut adalah penyebab diare menurut Ngastiyah (1997) yaitu : 
  1. Faktor infeksi.
  2. Faktor malabsorbsi. Malabosorbsi ini pada zat yang mengandung karbohidrat, lemak dan protein.
  3. Faktor makanan. Faktor makanan ini yang seringkali bisa menyebabkan terjadinya diare. Diantaranya yaitu akibat dari makanan basi, beracun, terlalu banyak lemak, sayuran dimasak kurang matang.
  4. Faktor psikologis. Psikologis ini ternyata juga berpengaruh kepada angka kejadian dari diare. Diantara faktor psikologis yang mempengaruhi terjadinya diare adalah rasa takut, cemas
Faktor infeksi penyebab diare terbagi menjadi dua yaitu Infeksi enteral dan infeksi parenteral.
  1. Infeksi enteral. Infeksi enteral penyebab utama diare pada anak, yang meliputi: infeksi bakteri, infeksi virus (enteovirus, polimyelitis, virus echo coxsackie). Adeno virus, rota virus, astrovirus, dll) dan infeksi parasit : cacing (ascaris, trichuris, oxyuris, strongxloides) protozoa (entamoeba histolytica, giardia lamblia, trichomonas homunis) jamur (canida albicous).
  2. Infeksi parenteral. Infeksi parenteral ini dalah infeksi yang terjadi diluar alat pencernaan makanan seperti halnya otitis media akut (OMA) tonsilitis/tonsilofaringits, bronkopeneumonia, ensefalitis dan sebagainya. Keadaan ini terutama terdapat pada bayi dan anak berumur dibawah dua (2) tahun.
Penyebab diare akut bila dilihat dari segi patofisiologi diare menurut Haroen N.S, Suraatmaja dan P.O Asnil (1998) terbagi menjadi : 
1. Diare sekresi (secretory diarrhoe), Hal ini disebabkan oleh :
  • Infeksi virus, kuman-kuman patogen dan apatogen seperti shigella, salmonela, E. Coli, golongan vibrio, B. Cereus, clostridium perfarings, stapylococus aureus, comperastaltik usus halus yang disebabkan bahan-bahan kimia makanan (misalnya keracunan makanan, makanan yang pedas, terlalau asam), gangguan psikis (ketakutan, gugup), gangguan saraf, hawa dingin, alergi dan sebagainya.
  • Defisiensi imum terutama SIGA (secretory imonol bulin A) yang mengakibatkan terjadinya berlipat gandanya bakteri/flata usus dan jamur terutama canalida.
2. Diare osmotik (osmotik diarrhoea). Hal ini disebabkan oleh :
  • Malabsorpsi makanan: karbohidrat, lemak (LCT), protein, vitamin dan mineral.
  • Kurang kalori protein.
  • Bayi berat badan lahir rendah dan bayi baru lahir.
Penyebab diare yang utama adalah gangguan osmotik, akibat adanya makanan atau zat yang tidak dapat diserap oleh usus akan menyebabkan tekanan osmotik dalam rongga usus meninggi, sehingga terjadi pergeseran air dan elektrolit kedalam rongga usus, isi rongga usus yang berlebihan ini akan merangsang usus untuk mengeluarkannya sehingga timbul diare. Diare juga terjadi akibat rangsangan tertentu (misalnya toksin) pada dinding usus akan terjadi peningkatan air dan elektrolit ke dalam rongga usus dan kemudian diare timbul karena terdapat peningkatan isi rongga usus.

Diare dapat juga terjadi akibat masuknya mikroorganisme hidup ke dalam usus setelah berhasil melewati rintangan asam lambung, mikroorganisme tersebut berkembang biak, kemudian mengeluarkan toksin dan akibat toksin tersebut terjadi hipersekresi yang selanjutnya akan menimbulkan diare. 

Gangguan motalitas usus juga mengakibatkan diare, terjadinya hiperperistaltik akan mengakibatkan berkurangnya kesempatan usus untuk menyerap makanan sehingga timbul diare sebaliknya bila peristaltik usus menurun akan mengakibatkan bakteri timbul berlebihan yang selanjutnya dapat menimbulkan diare pula. Demikian patofisiologi diare dan terjadinya diare.

Tanda Gejala Diare
Berikut beberapa tanda gejala diare yaitu : 
  1. Seringkali air besar dengan konsistensi tinja cair atau encer.
  2. Gelisah, suhu tubuh mungkin meningkat, nafsu makan berkurang.
  3. Warna tinja berubah menjadi kehijau-hijauan karena bercampur empedu.
  4. Daerah sekitar anus kemerahan dan lecet karena seringnya difekasi dan tinja menjadi lebih asam akibat banyaknya asam laktat.
  5. Ada tanda dan gejala dehidrasi, turgor kulit jelas (elistitas kulit menurun), ubun-ubun dan mata cekung membran mukosa kering dan disertai penurunan berat badan.
  6. Perubahan tanda-tanda vital, nadi dan respirasi cepat tekan darah turun, denyut jantung cepat, pasien sangat lemas hingga menyebabkan kesadaran menurun. Ini adalah tanda diareyang telah kronis.
  7. Diuresis berkurang (oliguria sampai anuria).

Pengobatan Diare

PengobatanPenanganan Pengobatan Diare Angka kejadian diare di Indonesia kian meningkat setiap tahunnya. Karena banyak penyebab diare itu sendiri. Pengertian diare itu sendiri adallah buang air besar (defekasi) dengan jumlah tinja yang lebih banyak dari biasanya (normal 100-200 cc/jam tinja). Dengan tinja berbentuk cair /setengah padat, dapat disertai frekuensi yang meningkat. Ada juga pengertian diare adalah diare adalah buang air besar encer lebih dari 3 x sehari. Demikian pengertian diare menurut WHO (1980).

Tentunya akan berbeda antara diare pada bayi dan diare yang terjadi pada orang dewasa. Baik itu dalam hal kuantitas maupun kualitasnya. Karena diare berhubungan erat dengan cairan dalam tubuh sedangkan jelas ada perbedaan antara kebutuhan cairan pada orang dewasa dengan anak-anak. Itu adalah selain dari perbedaan dari segi fisik dan juga anatomi fisiologinya juga.

Penyakit diare kini masih merupakan salah satu penyakit utama pada bayi dan anak di Indonesia. Diperkirakan angka kesakitan dan angka kejadian diare di Indonesia berkisar diantara 150-430 per seribu penduduk setahunnya. Dengan upaya yang sekarang telah dilaksanakan, angka kematian dirumah sakit dapat ditekan menjadi kurang dari 3%.


Penanganan diare anak dan juga penangan diare bayi juga berbeda dengan penanganan diare orang dewasa. Diare yang terjadi pada anak bila tidak segera mendapatkan pertolongan yang cepat dan tepat akan bisa menyebabkan anak jatuh dalam kondisi yang kurang baik. Tetapi bila dengan penanganan pengobatan diare anak dengan tepat maka hal tersebut akan membantu dalam memulihkan kondisi anak itu sendiri.

Penanganan dan pengobatan diare anak atau pun dewasa sebenarnya berfokus kepada pengembalian cairan yang hilang dalam proses diare itu sendiri. Dehidrasi adalah hal yang biasa terjadi pada kejadian diare bila tidak mendapatkan pemberian cairan yang cukup. Bila belum dalam tingkat yang parah, diare pada dewasa cukup diberikan minuman yang cukup untuk mengganti cairan yang keluar dan juga oralit. Tetapi bila tidak membaik dan kondisi pasien diare berlanjut ke tingkat yang lebih buruk lagi maka akan bijaksana untuk segera di bawa ke tempat pelayanan kesehatan seperti halnya rumah sakit atau pun puskesmas.

Pengobatan diare anak dan juga perawatan diare anak bisa kita lakukan di rumah bila diare yang terjadi pada anak-anak kita masih dalam tahap awal. Berikut langkah-langkah dan tips mengatasi diare pada anak diantaranya yaitu : 
  1. Yang perlu kita ketahui pada awalnya adalah bahwasannya penyebab diare dalam hal ini adalah diare akut yang sering terjadi adalah oleh karena virus, maka yang perlu digarisbawahi adalah tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan, karena biasanya diare ini akan sembuh sendiri setelah beberapa hari. Hanya saja yang menjadi pokok permasalahan dalam mengatasi diare adalah untuk mengatasi gejala yang dirasakan oleh pasien / penderita itu. Dan juga mencegah terjadinya dehidrasi.
  2. Diare yang akut terjadi maka penyembuhan atau pun pengobatan dapat hanya dengan memberikan makanan dan minuman / cairan seperti biasanya hanya sedikit banyak dari biasanya yang dikonsumsi.
  3. Yang perlu diingat pula bahwa perawatan pengobatan diare bukan hanya memberi obat untuk menghentikan diare, karena diare sendiri adalah suatu mekanisme pertahanan tubuh untuk mengeluarkan kontaminasi makanan dari usus. Mencoba menghentikan diare dengan obat apalagi secara berlebihan maka hal ini dapat diilustrasikan seperti halnya menyumbat saluran pipa yang akan keluar dan menyebabkan aliran balik dan akan memperburuk saluran tersebut
  4. Oleh karena proses diare pada tingkat diare akut ini adalah mekanisme pertahanan dari tubuh, dan akan sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari di mana diare makin berisi - dari air ( watery) mulai berampas, berkurang frekuensinya dan sembuh dan pada akhirnya akan sembuh.
  5. Yang perlu lagi di catat adalah bahwasannya usaha pencegahan dan penangan akan gejalanya terutama gejala dehidrasi (kekurangan cairan tubuh) dan gejala lainnya seperti mulas.
Hal tersebut adalah penanganan dalam kategori diare akut, tetapi bila diare ditambah dengan tanda dan gejala lainnya seperti halnya muntah, diare bercampur darah tentunya hal ini akan membutuhkan pengobatan perawatan yang lebih lanjut di tempat pelayanan kesehatan pada umumnya.

Demikian tadi sahabat sedikit mengenai penangan diare anak dan semoga bisa berguna serta dapat memberikan manfaat. Point pentingnya dalam hal mengatasi diare ini baik itu diare pada bayi, diare pada anak, atau pun diare pada oang dewasa pertolongan pertama yang bisa kita berikan adalah pemberian cairan untuk mencegah adanya dehidrasi.

Penyakit Leukimia

LeukimiaPernahkah sahabat-sahabat mendengar istilah leukimia ? Bila kita mendengar akan Leukimia ini tentunya bila kita mengetahui akan pengertian leukimia dan bagaimana hal tersebut bisa menimbulkan berbagai buruk negatif bagi fisik dan mental bagi penderitanya maka kita akan merasa takut fobia akan penyakit ini. Kali ini Blog Keperawatan akan mencoba share sedikit mengenai penyakit leukimia ini dan semoga artikel ini bisa berguna serta dapat memberikan pengetahuan kita akan berbagai jenis penyakit yang banyak sekali jumlahnya.

Yang dimaksud dengan leukimia adalah suatu jenis penyakit keganasan sel darah yang berasal dari sumsum tulang yang ditandai dengan ciri khasnya berupa bertambahnya sel-sel darah putih (leukosit) dengan manifestasinya adanya penambahan sel-sel yang abnormal dalam darah tepi. Leukimia juga seringkali kita kenal dengan istilah kanker darah. Dan kanker darah ini menduduki peringkat pertama pada jenis keganasan yang menimpa anak-anak di dunia dengan mencapai prosentase 30-40%. Penyebab leukimia ini sampai sekarang belum diketahui secara pasti akan penyebab. Karena penelitian dalam bidang kesehatan belum mendapatkan bukti yang otentik yang bisa menjelaskan dan mengambarkan penyebab kanker darah ini. Ada juga faktor resiko kanker darah terjadinya adalah karena faktor genetik, fator lingkungan dan juga faktor immunodefisiensi. Leukimia ini juga terbagi menjadi dua yaitu leukimia anak dan leukimia dewasa.


Leukimia anak dengan prosentase yang cukup besar di atas bisa mencerminkan bahwasannya penyakit kanker darah anak ini tidak bisa kita anggap remeh. Ada beberapa jenis leukimia yang bisa kita dapatkan dan kenali. Diantara jenis leukimia itu adalah :
  1. Leukemia myeloid kronis ( CML ) termasuk dalam gangguan myeloproliferative kronis.
  2. Leukemia limfositik kronis ( CLL ) termasuk dalam sindrom limfoproliferatif dan sebanding dengan limfoma limfositik.
  3. Limfoid akut leukemia atau lymphoblastic leukemia akut (ALL )
  4. Akut myeloid leukemia myelogenous leukemia atau ( AML )
  5. Myelogenous leukemia ( LM )
Lalu bagaimana kita mengenali akan tanda gejala leukimia ini. Tanda ciri leukimia yang seringkali bisa dideteksi adalah dengan adanya :
  1. Terjadinya anemia. Anemia anak akan bisa menimbulkan gejala seperti rasa cepat lelah, pucat, nafas pendek dan cepat. Hal ini terjadi karena menurunnya sel darah merah (HB). Kita ketahui salah satu fungsi sel darah merah adalah membawa nutrisi dan oksigen ke sel dan jaringan seluruh tubuh bila kekurangan HB ini maka gejala tersebut diatas akan dirasakan.
  2. Perdarahan yang terjadi di bawah kulit. Perdarahan ini juga disebabkan berkurangnya sel trombosit. Tanda ini akan dikenali dengan bercak merah kebiruan, perdarahan gusi, mimisan.
  3. Mudah terserang infeksi. Kita mengetahui bahwasannya sel darah putih ini tumbuh dan berkembang secara abnormal sehingga penderita leukimia akan seringkali mengalami demam yang berkepanjangan yang merupakan salah satu tanda infeksi.
  4. Nyeri. Rasa nyeri juga salah satu jalan kita untuk mendeteksi dan deteksi leukimia ini. Rasa nyeriini banyak terjadi pada daerah perut, Karena dalam perut banyak organ tubuh yang mengalami gangguan akibat penyakit ini seperti halnya adanya pembesaran hati, gangguan ginjal dan juga empedu.
Dalam penegakan diagnosa penyakit kanker darah (leukimia) ini medis / dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan penunjang untuk menegakkan diagnosa leukimia. Gejala dan tanda akan dikenali dan juga akan memeriksa peradangan hati, limpa, atau kelenjar getah bening di pangkal paha, ketiak dan leher yang menjadikan ciri khas kanker darah.
Pemeriksaan penunjang yang dilakukan diantaranya yaitu :
  1. Pemeriksaan Laboratorium Darah. Karena berhubungan erat dengan kelainan sel darah khususnya adalah darah putih maka akan dilakukan pemeriksaan darah untuk memeriksa sel-sel leukemia dalam darah. Bisa melakukan tes darah lainnya untuk bisa menilai adanya gen spesifik yang berhubungan dengan leukemia.
  2. Biopsi sumsum tulang. Pembentukan sel-sel darah adalah dalam sumsum tulang maka dalam hal ini pemeriksaan tulang sumsum dengan penghapusan cair dan sepotong kecil tulang untuk menguji sel-sel kanker Jika biopsi menunjukkan sel-sel leukemia, tes tambahan mungkin diperintahkan untuk menentukan penyakit ini telah menyebar dan apa sistem yang terpengaruh.
  3. Bone Marrow Aspirasi. Pemeriksaan penunjang dengan melakukan penghapusan sampel cairan sumsum tulang untuk menguji sel-sel kanker.
Pengobatan leukimia ini biasanya dilakukan dengan cara :
  1. Melakukan Khemotherapi. Kemoterapi adalah pengobatan yang biasanya dilakukan untuk semua jenis kanker, termasuk kanker darah pada anak ini.
  2. Transplantasi sumsum tulang belakang. Karena sumsum tulang belakang ini adalah sumber timbulnya penyakit leukimia anak. Untuk mengenai transplantasi sahabat bisa membaca kisah yang sungguh banyak memberikan pelajaran yang berharga dalam suatu proses transplantasi di sahabat Denaihati.com dalam cerita bersambungnya mengenai transplantasi hati. Bila merunut cerita penuh ibrah di atas akan banyak memberikan kita pelajaran berharga dan penuh hikmah mengambarkan kasih sayang orang tua dan pengorbanannya dalam usaha dan ikhtiarnya serta tentunya doa yang tidak putus-putus kepada Allah Yang Maha Kuasa untuk menyembuhkan kanker hati yang sedang terjadi pada anaknya.
  3. Pemberian obat-obatan yang berupa injeksi (suntikan) atau pun bentuk obat oral (tablet) dalam rangka untuk bisa membantu menghentikan produksi sel darah putih yang abnormal dalam tubuh.
  4. Melakukan tranfusi darah. Transfusi darah ini biasanya dalam bentuk transfusi darah merah dan juga trombosit.

Ventilasi Mekanik

Ventilasi Mekanik / Ventilator.Istilah mengenai ventilator / ventilasi mekanik ini tentunya tidak asing bagi rekan-rekan sejawat perawat yang bertugas di Ruang Intensive (ICCU) karena alat ini memang harus ada dalam ruangan tersebut.Wajib dalam bahasa syariatnya.Kali ini Blog Dunia Pendidikan akan mencoba share pengetahuan mengenai ventilator mekanik ini dan semoga bisa berguna untuk menambah pengetahuan kesehatan.

Jadi yang dimaksud dengan ventilator / ventilasi mekanik adalah suatu alat yang dipergunakan dalam hal membantu sebagian ataupun seluruh proses ventilasi untuk mempertahankan oksigenasi pasien.

ventilator,ventilasi mekanik,pengertian ventilator,Blog Keperawatan

Pasien-pasien yang mendapat indikasi untuk pemasangan ventilator ini adalah :
  1. Pasien dengan respiratory failure (gagal napas)
  2. Pasien dengan operasi tekhik hemodilusi.
  3. Respiratory Arrest.
Dan sebab yang terbanyak dari pada pemasangan ventilator ini adalah pasien dengan gagal nafas.Sehingga dengan kegagalan nafas tersebut maka harus dibantu dengan alat ventilator.Ada beberapa sebab yang mengakibatkan seseorang mengalami gagal nafas.Sebab tersebut adalah : 
1. Penyebab Sentral / Pusat : 
  • Trauma kepala contohnya pada kasus pasien dengan contusio cerebri.
  • Radang otak dan contohnya pada kasus pasien dengan Encepalitis.
  • Pengaruh obat-obatan contohnya adalah akibat dari obat anestesi ataupun narkotika.
  • Gangguan vaskuler contohnya adalah pada kasus pasien dengan infark otak ataupun perdarahan otak.
2. Penyebab Perifer : 
  • Kelainan Neuromuskuler:
  • Obstruksi jalan napas.
  • Guillian Bare syndrom
  • Trauma servikal.
  • Edema paru, atelektasis, ARDS
  • Fraktur costae, pneumothorak, haemathorak.
  • Kegagalan jantung kiri.
  • Obat pelemas otot.
  • Kelainan tulang iga / thorak.
  • Tetanus
  • Kelainan jalan napas.
  • Kelainan jantung.
  • Kelainan di paru.
Kriteria Pemasangan Ventilator bila pasien mengalami beberapa hal sebagai berikut : 
  1. Frekuensi napas lebih dari 35 kali per menit.
  2. Hasil analisa gas darah dengan O2 masker PaO2 kurang dari 70 mmHg.
  3. PaCO2 lebih dari 60 mmHg
  4. AaDO2 dengan O2 100 % hasilnya lebih dari 350 mmHg.
  5. Vital capasity kurang dari 15 ml / kg BB.
Demikian tadi sahabat semuanya sedikit hal tentang ventilator / ventilasi mekanik dan Insya Allah selanjutnya akan diposting kelanjutan dari ini yaitu mengenai macam dan mode pada ventilator.

EKG / Elektrokardiogram

EKG / Elektrokardiogram - Elektrokardiogram adalah suatu grafik yang dihasilkan oleh suatu elektrokardiograf. Alat ini merekam aktivitas listrik jantung pada waktu tertentu (pada saat pemeriksaan). Secara harafiah diartikan sebagai : elektro : berkaitan dengan elektronika, dan kardio : berasal dari bahasa Yunani yang artinya jantung, kemudian gram : berarti tulis / menulis. Analisis sejumlah gelombang dan vektor normal depolarisasi dan repolarisasi menghasilkan informasi diagnostik yang penting. EKG / Elektrokardiogram tidak menilai kontraktilitas jantung secara langsung, namun dapat memberikan indikasi menyeluruh atas naik-turunnya kontraktilitas jantung.

Dalam dunia medis alat EKG ini digunakan untuk mendiagnosis beberapa jenis penyakit, terutama yang berhubungan dengan jantung, karena EKG ini menggambarkan listrik jantung. Itulah sedikit mengenai pengertian EKG. Dalam penggunaannya membantu dalam menegakkan beberapa diagnosis dan diantaranya digunakan untuk :
  1. Merupakan standar emas untuk diagnosis aritmia jantung. Bila segera ditemukan arutmia jantung. maka diagnosis ditegakkan dengan segera dan terapi pun bisa diberikan dengan segera pula.
  2. EKG memandu tingkatan terapi dan risiko untuk pasien yang dicurigai ada infark otot jantung akut.Karena infark jantung yang dibiarkan terlalu lama akan meningkatkan angka kematian.
  3. EKG digunakan sebagai alat tapis penyakit jantung iskemik selama uji stres jantung atau tredmill.
  4. EKG digunakan untuk mendeteksi penyakit bukan jantung (mis. emboli paru atau hipotermia).Karena gambaran EKG pada emboli paru khas dan berbeda dengan kelainan aritmia.
  5. EKG membantu menemukan gangguan elektrolit (mis. hiperkalemia dan hipokalemia).
  6. EKG memungkinkan penemuan abnormalitas konduksi contohnya pada gambaran blok cabang berkas kanan dan kiri.(LBBH atau RBBH)
EKG ini terdiri dari berbagi bagian diantaranya yaitu :

  1. 4 (empat) buah sadapan ekstremitas, yaitu;Tangan kiri (LA).Tangan kanan (RA).Kaki kiri (LL).Kaki kanan (RL)
  2. 6 (enam) buah sadapan dada yaitu V1, V2, V3, V4, V5, V6
  3. Kabel sadapan yang terdiri dari 10 elektroda (4 buah unruk elektroda ekstremitas, dan 6 buahuntuk elektroda dada)
  4. Kertas grafik EKG

Sebuah elektrokardiograf khusus berjalan di atas kertas dengan kecepatan 25 mm/s, meskipun kecepatan yang di atas daripada itu sering digunakan. Setiap kotak kecil kertas EKG berukuran 1 mm². Dengan kecepatan 25 mm/s, 1 kotak kecil kertas EKG sama dengan 0,04 s (40 ms). 5 kotak kecil menyusun 1 kotak besar, yang sama dengan 0,20 s (200 ms). Karena itu, ada 5 kotak besar per detik. 12 sadapan EKG berkualitas diagnostik dikalibrasikan sebesar 10 mm/mV, jadi 1 mm sama dengan 0,1 mV. Sinyal “kalibrasi” harus dimasukkan dalam tiap rekaman. Sinyal standar 1 mV harus menggerakkan jarum 1 cm secara vertikal, yakni 2 kotak besar di kertas EKG.

Sadapan yang ada pada EKG memiliki 2 arti pada elektrokardiografi yaitu bisa merujuk ke kabel yang menghubungkan sebuah elektrode ke elektrokardiograf, atau ke gabungan elektrode yang membentuk garis khayalan pada badan di mana sinyal listrik diukur. Lalu, istilah benda sadap longgar menggunakan arti lama, sedangkan istilah 12 sadapan EKG menggunakan arti yang baru. Nyatanya, sebuah elektrokardiograf 12 sadapan biasanya hanya menggunakan 10 kabel/elektroda. Definisi terakhir sadapan inilah yang digunakan di sini.

EKG,Elektrokardiogram,Blog Keperawatan

Ada 2 jenis sadapan, yaitu unipolar dan bipolar. EKG lama memiliki elektrode tak berbeda di tengah segitiga Einthoven (yang bisa diserupakan dengan ‘netral’ stop kontak dinding) di potensial nol. Arah sadapan-sadapan ini berasal dari "tengah" jantung yang mengarah ke luar secara radial dan termasuk sadapan (dada) prekordial dan sadapan ekstremitas (VL, VR, dan VF). Sebaliknya, EKG baru memiliki kedua elektrode itu di beberapa potensial dan arah elektrode yang berhubungan berasal dari elektrode di potensial yang lebih rendah ke tinggi, mis., di sadapan ekstremitas I, arahnya dari kiri ke kanan, yang termasuk sadapan ekstremitas adalah I, II, dan III.

Sadapan Ekstremitas Pada EKG / Elektrokardiogram
Sadapan bipolar standar (I, II, dan III) merupakan sadapan asli yang dipilih oleh Einthoven untuk merekam potensial listrik pada bidang frontal. Elektroda-elektroda diletakkan pada lengan kiri ( LA = Left Arm), lengan kanan (RA = Right Arm), dan tungkai kiri (LL = Left Leg). Sifat kontak dengan kulit harus dibuat dengan melumuri kulit dengan gel elektroda. Sadapan LA, RS, dan LL kemudian dilekatkan pada elektroda masing-masing. Dengan memutar tombol pilihan pada alat perekam pada 1, 2, dan 3, akan terekam sadapan standar ( I, II, dan III).
Alat elektrokardiografi juga mempunyai elektroda, tungkai kanan (RL = Right Leg), dan sadapan yang bertindak sebagai “arde” (ground) dan tidak mempunyai peranan dalam pembentukan EKG.
Sadapan bipolar menyatakan selisih potensial listrik antara 2 tempat tertentu.
  • Hantaran I = Selisih potensial antara lengan kiri dan lengan kanan (LA-RA)
  • Hantaran II = Selisih potensial antara tungkai kiri dan lengan kanan (LL-RA)
  • Hantaran III = Selisih potensial antara tungkai kiri dan lengan kiri (LL-LA)
Sadapan Dasar
Sebuah elektrode tambahan (biasanya hijau) terdapat di EKG 4 dan 12 sadapan modern, yang disebut sebagai sadapan dasar yang menurut kesepakatan ditempatkan di kaki kiri, meski secara teoritis dapat ditempatkan di manapun pada tubuh.

Sadapan Prekordial yang benar adalah sebagai berikut : 
  • Sadapan prekordial V1 (merah), V2 (kuning), V3 (hijau), V4 (coklat), V5 (hitam), dan V6 (ungu) ditempatkan secara langsung di dada. Karena terletak dekat jantung, 6 sadapan itu tak memerlukan augmentasi. Terminal sentral Wilson digunakan untuk elektrode negatif, dan sadapan-sadapan tersebut dianggap unipolar. Sadapan prekordial memandang aktivitas jantung di bidang horizontal. Sumbu kelistrikan jantung di bidang horizontal disebut sebagai sumbu Z.
  • Sadapan V1, V2, dan V3 disebut sebagai sadapan prekordial kanan sedangkan V4, V5, dan V6 disebut sebagai sadapan prekordial kiri.

Kompleks QRS negatif di sadapan V1 dan positif di sadapan V6. Kompleks QRS harus menunjukkan peralihan bertahap dari negatif ke positif antara sadapan V2 dan V4. Sadapan ekuifasik itu disebut sebagai sadapan transisi. Saat terjadi lebih awal daripada sadapan V3, peralihan ini disebut sebagai peralihan awal. Saat terjadi setelah sadapan V3, peralihan ini disebut sebagai peralihan akhir. Harus ada pertambahan bertahap pada amplitudo gelombang R antara sadapan V1 dan V4. Ini dikenal sebagai progresi gelombang R. Progresi gelombang R yang kecil bukanlah penemuan yang spesifik, karena dapat disebabkan oleh sejumlah abnormalitas konduksi, infark otot jantung, kardiomiopati, dan keadaan patologis lainnya.

Penempatan di Dada Pasien berada di : 
  • Sadapan V1 ditempatkan di ruang intercostal IV di kanan sternum.
  • Sadapan V2 ditempatkan di ruang intercostal IV di kiri sternum.
  • Sadapan V3 ditempatkan di antara sadapan V2 dan V4.
  • Sadapan V4 ditempatkan di ruang intercostal V di linea (sekalipun detak apeks berpindah).
  • Sadapan V5 ditempatkan secara mendatar dengan V4 di linea axillaris anterior.
  • Sadapan V6 ditempatkan secara mendatar dengan V4 dan V5 di linea midaxillaris.
Dalam melakukan perekaman jantung seorang perawat harus memperhatikan hal-hal berikut untuk dapat menghasikan rekaman jantung yang baik :
  1. EKG sebaiknya direkam pada pasien yang berbaring di tempat tidur yang nyaman atau pada meja yang cukup lebar untuk menyokong seluruh tubuh. Pasien harus istirahat total untuk memastikan memperoleh gambar yang memuaskan. Hal ini paling baik dengan menjelaskan tindakan terlebih dahulu kepada pasien yang takut untuk menghilangkan ansietas. Gerakan atau kedutan otot oleh pasien dapat merubah rekaman.
  2. Kontak yang baik harus terjadi antara kulit dan elektroda. Kontak yang jelek dapat mengakibatkan rekaman suboptimal.
  3. Alat elektrokardiografi harus distandarisasi dengan cermat sehingga 1 milivolt (mV) akan menimbulkan defleksi 1 cm. Standarisasi yang salah akan menimbulkan kompleks voltase yang tidak akurat, yang dapat menimbulkan kesalahan penilaian.
  4. Pasien dan alat harus di arde dengan baik untuk menghindari gangguan arus bolak-balik.
  5. Setiap peralatan elektronik yang kontak dengan pasien, misalnya pompa infus intravena yang diatur secara elektrik dapat menimbulkan artefak pada EKG.
Irama Normal Pada Hasil Perekaman EKG : 
Rekaman EKG biasanya dibuat pada kertas yang berjalan dengan kecepatan standard 25mm / detik dan defleksi 10mm sesua dengan potensial 1mV
Gambaran EKG normal menunjukkan bentuk dasar sebagai berikut :
  • Gelombang P : Gelombang ini pada umumnya berukuran kecil dan merupakan hasil depolarisasi atrium kanan dan kiri.
  • Segmen PR : Segmen ini merupakan garis iso-elektrik yang menghubungkan antara gelombang P dengan dengan Kompleks QRS
  • Kompleks QRS : Kompleks QRS merupakan suatu kelompok gelombang yang merupakan hasil depolarisasi ventrikel kanan dan kiri.Kompleks QRS pada umumnya terdiri dari gelombagn Q yang merupakan gelombang defleksi negatif pertama, gelombang R yang merupakan gelombang defleksi positif pertama, dan gelombang S yang merupakan gelombang defleksi negatif pertama setelah gelombang R.
  • Segmen ST : Segmen ini merupakan garis iso-elektrik yang menghubungkan kompleks QRS dengan gelombang T
  • Gelombang T : Gelombang T merupakan pontesial repolarisasi dari ventrikel kiri dan kanan
  • Gelombang U : Gelombang ini berukuran kecil dan sering tidak ada. Asal gelombang ini masih belum jelas
Dalam menuliskan hasil perekaman EKG normal berisikan hal berikut :
  1. Frekuensi (heart rate)
  2. Irama jantung (Rhyme)
  3. Sumbu jantung (Axis)
  4. Ada / tidaknya tanda tanda hipertrofi (pada atrium / ventrikel)
  5. Ada / tidaknya tanda tanda kelainan miokard (iskhemi / injuri infark)
  6. Ada / tidaknya tanda tanda akibat gangguan lain (efek obat-obatan , gangguan keseimbangan elektrolit, gangguan fungsi pacu jantung )

Rujukan Artikel : 
  1. Buku Panduan Kursus Bantuan Hidup Jantung Lanjult(BHJL). ACLS Indonesia. PERKI : 2010
  2. Dharma S. Pedoman Praktis Interpretasi EKG. Jakarta : EGC. 2010
  3. Wikipedia. Elektrokardiogram : http://id.wikipedia.org/wiki/Elektrokardiogram
  4. http://www.ecglibrary.com

Thursday, June 27, 2013

Stress Dalam Tugas Akhir

            Saya Pratama Galang Tata Aditama, mahasiswa tingkat akhir di STT Telematika Telkom Purwokerto. beberapa hari yang lalu saya sempat stress dalam menghadapi Tugas Akhir yang sedang saya kerjakan karna memang saya sedang menghadapi masalah disana sini, belum lagi tiba tiba saja saya sakit gigi dan perut juga berasa gak karuan, Saya merasa dunia ini sudah seperti tempat yang mengerikan. Sering saya habiskan waktu untuk melamun di dalam kamar dan kerap kali emosi tak terkendali. Sampai akhirnya kemarin saya memutuskan untuk menemui dosen wali saya untuk menceritakan apa yang ada di benak saya.

Tugas Akhir adalah kata yang sering menjadi momok bagi mahasiswa. Tak hanya karena ini adalah tugas akhir yang menentukan kelulusan, melainkan juga karena mata kuliah yang memiliki 6 sks ini menimbulkan banyak efek samping. Stres adalah efek samping utama dari si mata kuliah yang akan menentukan apakah kita bergelar A.Md  atau tidak.

Stress,, kata yang sering terlintas di benak saya, berasa tak karuan tapi saya sendiri tidak tahu apa definisinya. Berangkat dari perbincangan dengan dosen wali saya tentang sedikit dari sekian banyak masalah yang mengganjal di benak saya ini akhirnya semalaman saya mencari definisi dari stress dan saya mencoba lebih dalam mendalami stress agar saya bisa menjinakkannya.
   

MANAJEMEN STRESS TA


Dalam kehidupan sehari-hari saya seringkali mendengar istilah stress . Di kampus misalnya, acap kali terdengar teman saya mengucapkan istilah ini saat mereka baru keluar dari ruang dosen . Demikian halnya di kos, mahasiswa tingkat akhir biasa menggunakan kosakata stress untuk mengekspresikan perasaan ketika laporan atau proposan Tugas Akhirnya direvisi dosen pembimbing di berbagai lini.

Sebenarnya apa terminologi stress itu? Menjawab hal ini, Cooper dalam Pettinger (2002:8) mengungkapkan bahwa stress adalah segala sesuatu yang menghalangi seseorang dari tujuannya sehingga kemudian muncul perasaan-perasaan negatif disertai ketegangan, kegelisahan, kekosongan, dan kesia-siaan. Penyebab stress bisa bermacam-macam mulai dari menumpuknya pekerjaan, menyiapkan ppt seminar, ujian pendadaran, hingga ditolak gebetan. Sementara menurut Rhoma Irama (1995, lagu bisa dilihat Disini), penyebab strees adalah terlalu sibuk bekerja, menganggur terlalu lama, kekasih main gila, dan kenakalan remaja.

Meski penyebab stress sangat beragam, tulisan ini akan membatasi telaahnya pada stress yang diakibatkan karena menulis Tugas Akhir. Lebih lanjut tulisan ini akan diarahkan untuk menjabarkan kiat-kiat yang perlu dilakukan dalam mengelola stress tersebut. Seperti halnya organisasi/institusi, stress saat menulis Tugas Akhir juga perlu dikelola dengan baik untuk dapat mencapai hasil yang maksimal. 

Saat menulis Tugas Akhir, ada tiga kendala yang saya alami dan bisa menjadi penyebab stress. Pertama adalah isi Tugas Akhir itu sendiri. Saya kerap dipusingkan mencari teori-teori yang relevan, kalimat pembuka yang enak, hingga kosakatya yang asik untuk menyambung kalimat. Ketika semua kendala itu terakumulasi, saya dapat mengalami stress. Alih-alih mencoba menyelesaikan, banyak orang kemudian malas dan menelantarkan Tugas Akhirnya hingga jangka waktu yang lama.

Terkait hal ini ada solusi yang telah saya coba. Sejenak saya bisa berhenti memikirkan Tugas Akhir secara holistik dan lebih fokus pada masalah yang dapat dikerjakan dengan mudah, seperti membuat cerpenatau menulis novel yang kemudian saya upload ke Blog saya  atau sekedar jalan jalan disekitar kos. Seperti saat ini ketika saya sedang dipusingkan oleh BAB III dari proposal yang kemarin direvisi dosen pembimbing saya akhirnya saya memutuskan untuk berhenti mengerjakan sejenak dan menulis artikel ini. Meskipun terlihat sepele, mood mengerjakan akan timbul perlahan-lahan sehingga saya dapat lebih fokus memecahkan masalah berikutnya. Semoga setelah ini saya bias melanjutkan fight dengan BAB III saya.

Kedua, masalah yang biasa muncul saat saya menulis Tugas Akhir adalah dekatnya batas waktu (deadline). Saya tentu tidak bisa meminta waktu tambahan atau injury time seperti dalam permainan sepakbola . Satu-satunya hal yang bisa dilakukan adalah memanfaatkan waktu secara maksimal. Hal ini bisa dilakukan dengan mengerjakan Tugas Akhir sambil mengurung diri di kamar selama beberapa hari. Sementara saja, karena menulis Tugas Akhir tidak membutuhkan waktu sebanyak membangun Tembok China atau Jembatan Selat Sunda.

Meskipun saya termasuk tipe orang yang hobby mengurung diri di dalam kamar tapi ada kalanya juga saya merasa jenuh, hal yang bisa di lakukan adalah diskusi dengan teman seperjuangan. Berkumpul di kafe sambil minum kopi atau coklat panas dengan koneksi internet dapat membantu Anda menemukan suasana kondusif untuk menulis. Namun perlu diingat, keadaan dompet dan anggaran buat makan besok, jangan sampe malah jadi stress karna kehabisan uang buat makan besoknya.

Masih terkait waktu, sebagian orang hanya mampu mengerjakan Tugas Akhir secara maksimal di waktu-waktu tertentu, teman di kamar sebelah saya misalnya, dia terbiasa mengerjakan Tugas Akhir pagi pagi sekali disaat semuanya belum memulai hari. Kalo saya lebih menyukai kegiatan menulis Tugas Akhir ini di sore hari sampai malam hari, ntar kenapa rasanya lebih bias konsentrasi. Di waktu lain saya bisa beristirahat, bermain game, pacaran, bermain capoeira atau apa saja yang bisa meregangkan otot saraf. Yang penting, saat waktu mengerjakan tiba, energi yang kita punya dapat digunakan secara maksimal.

Ketiga, masalah biasanya muncul dari lingkungan eksternal seperti keluarga, pacar, teman atau bahkan dosen pembimbing. di poin ke tiga ini masalah eksternal yg sering saya hadapi adalah dari lingkungan, alhamdulilah saya tidak pernah bermasalah dengan dosen pembimbing namun agar tidak melenceng terlalu jauh maka bagian dosen pembimbing yang akan saya jabarkan. Terkadang ada yang merasa bahwa tulisan nya sudah sangar namun dosen pembimbingnya berkata lain dan merevisinya . Selain itu ada beberapa yg karena kesibukannya dosen pembimbingnya terkadang jadi tidak mudah untuk ditemui. Karenanya kita harus mampu belajar mengoptimalkan kemampuan diri sendiri, dan jika ada kendala yang sangat mengganjal langsung menemui dosen pembimbing agar segera dapat di pecahkan bersama sama. 

Posisi dosen pembimbing dalam penulisan Tugas Akhir adalah memberikan arahan supaya penulisan yang kita lakukan tidak melenceng dari kaidah-kaidah penelitian. Kita boleh menanyakan apa saja yang berhubungan dengan penelitian, namun usahakan batasi pada topik yang benar-benar tidak kita kuasai saja. Untuk masalah-masalah sederhana, manfaatkanlah kesaktian diri sendiri dan koneksi internet. Adalah tidak bijak menanyakan cara membuat daftar isi dan merapikan tabel kepada dosen pembimbing.

Adalah hak asasi masing-masing individu untuk mengimplementasikannya atau tidak. Yang pasti masih ada Tuhan yang senantiasa mendengarkan doa umatnya selama kita sungguh-sungguh berusaha. Seperti dikatakan Rhoma Irama (1995), stress obatnya iman dan taqwa serta mensyukuri apa adanya. Semoga tahun ini, saya, teman teman kos saya, semua teman teman angkatan 2009 di STT Telematika Telkom dan Seluruh mahasiswa STT Telematika Telkom baik yang junior maupun senior yang sedang berjuang mengerjakan Tugas akhir agar dapat menyelesaikan Tugas Akhirnya dengan baik dan bersama sama wisuda di Bulan Desember ini.
 Daftar Pustaka
Pettinger, Richard. 2002. Stress Management. Oxford: Capstone PublishingIrama, Rhoma. 1995. Stress. Jakarta : Musica Studio 

Sunday, June 23, 2013

Supermoon


 Fenomena bulan super atau populer deng
an istilah Supermoon akan terjadi malam ini. Menurut laporan Yahoo News 22 Juni silam, puncak Supermoon akan terjadi hari Minggu, tepat pukul 7:32 EDT (Eastern Daylight Time), atau sekitar pukul 18:32 WIB, dilansir Examiner 23 Juni 2013.
Artinya, jika langit tak mendung, Anda yang berada di Indonesia pun kemungkinan juga bisa menikmati indahnya cahaya bulan yang tidak biasa ini. Bulan akan tampak lebih besar, karena berada di jarak paling dekat dengan Bumi.
Ketika saya pergi keluar, mendongakkan kepala ke atas, dan melihat bulan purnama yang besar, saya merasa terhubung kuat dengan alam semesta. Pemandangan itu akan terjadi begitu cepat. Rasanya seperti Anda bisa pergi ke sana dan berdiri di atasnya,kata Michelle Thaller, Asisten Direktur Sains di NASA Goddard Space Flight Center.
Sejatinya, siapapun bisa menikmati pemandangan yang sama dengan Michelle. Apalagi bagi mereka yang berada di dataran tinggi. Menariknya, fenomena bulan super ini akan berada di jarak terdekat dengan Bumi dalam kurun waktu yang cukup lama, sekitar 32 menit. Ukurannya adalah 12 persen lebih besar dari bulan purnama biasa.
Berdasarkan hitungan para peneliti, jarak Bumi dan bulan pada Supermoon nanti hanya berkisar 221.824 mil, atau setara 356.991 kilometer.
Fenomena ini terjadi setiap 14 bulan sekali. Selain menghadirkan pemandangan yang luar biasa indah, kedatangan Supermoon juga dikaitkan dengan munculnya bencana alam di Bumi.
Beberapa mitos menyebutkan Supermoon dapat mengakibatkan beberapa bencana alam terjadi, seperti gempa bumi, tsunami, banjir, angin topan, dan badai.
Tapi, sampai saat ini, para ilmuwan NASA belum menemukan hubungan langsung antara terjadi Supermoon dan bencana alam di Bumi.

Thursday, June 20, 2013

CHAMADA: Panggilan Jebakan

Chamada (panggilan) merupakan ritual sub game dalam roda Capoeira Angola. Selama chamada, seorang pemain menghentikan sejenak permainan yang melambangkan ia memanggil lawan mainnya.

Ada berbagai tipe chamada;yang biasanya si pemain mengundang dengan mengangkat dan merentangkan satu atau dua tangannya dan lainnya mendekati dan menyentuh tubuh si pemanggil. Chamada dilakukan sebagai cara seorang pemain guna mencari posisi baru atau mengetes kemampuan lawannya. 

Beberapa langkah ke depan dan belakang ketika dua pemain kontak tubuh dan tangan selesai setelah satu atau dua pemain melakukan gerakan serangan atau salah satunya membuat tanda 'selesai'. 

MAKNA CHAMADA


Terdapat kerancuan tentang makna chamada dalam roda. Anggapan umum, chamada dilakukan untuk istirahat atau mengambil napas. Yang lebih tepat, chamada merupakan kesempatan "MENGETES KECERMATAN LAWAN" dan "PENJEBAKAN". Dalam roda capoeira, chamada merupakan TRADISI yang tidak memiliki aturan main. Saat awal, pertengahan, akhir chamada seorang pemain yang dipanggil harus bersiap dan sigap berjaga jaga kalau kalau lawannya menyerang/mengetes.

'Tunjukkan padaku kau masih mampu bergerak melanjutkan permainan setelah kuserang!' Begitulah metafora kalimat yang seakan diberikan pada pemanggil chamada.


Selain sebagai tes kecermatan dan penjebakan, chamada juga digunakan untuk mengatur ulang ritme permain menjadi lebih agresif. 



sudah pernah mempraktikan chamada waktu roda? Sila dibagi pengalaman Anda, ya. Obrigado!



APELIDO

APELIDO
~Nama Kutukan atau Identitas Capoeirista?~

Jika Anda dapat apelido dari mestre, belum tentu itu bagus buat Anda. Barangkali, itu ejekan!
Apa apelido Anda?

IDENTITAS YANG MEMBANGGAKAN? 

Julukan dalam capoeira disebut Apelido atau Nom de Guerra yang merupakan bagian integral dari olahraga asli Brazil ini. Awalnya, apelido digunakan oleh capoeirista waktu dahulu pemerintah melarang keberadaan capoeira. Sangat penting bagi capoeirista menyembunyikan jati dirinya agar tidak tertangkap oleh polisi penguasa. 

Tradisi ini berlanjut sampai sekarang. Apelido telah menjadi bagian upacara penerimaan capoeirista; Batizido, atau merespon sesuatu yang unik di kelas akademia. Biasanya, agar para mestre atau instrutor memudahkan dan mengenal dekat muridnya, mereka memberi apelido. 

Apelido bisa diambil dari:
- Warna dan gaya rambut
- Gaya bermain saat roda
- Ukuran tubuh 
- Kebiasaan
- Apa saja yang unik

Seringkali, capoerista justru terkenal dengan apelido-nya. Dan para capoerista sangat bangga karenanya ini sebuah penghargaan.