Tuesday, January 1, 2013

KEHAMILAN PATOLOGIS


  • Patologi kehamilan adalah penyulit atau gangguan atau komplikasi yang menyertai ibu saat hamil (Sujiyatini,2009:3). Patologi merupakan cabang bidang kedokteran yang berkaitan dengan ciri-ciri dan perkembangan penyakit melalui analisis perubahan fungsi atau keadaan bagian tubuh. Bidang patologi terdiri atas patologi anatomi dan patologi klinik. Ahli patologi anatomi membuat kajian dengan mengkaji organ sedangkan ahli patologi klinik mengkaji perubahan pada fungsi yang nyata pada fisiologis tubuh.
  • Patologi anatomi adalah spesialisasi medis yang berurusan dengan diagnosis penyakit berdasarkan pada pemeriksaan kasar, mikroskopik, dan molekuler atas organ, jaringan, dan sel. Di banyak negri, dokter yang berpraktek patologi dilatih dalam patologi anatomi dan patologi klinik, diagnosis penyakit melalui analisis laboratorium pada cairan tubuh.
  • Patologi anatomi mendiagnosis penyakit dan memperoleh informasi yang berguna secara klinis melalui pemeriksaan jaringan dan sel, yang umumnya melibatkan pameriksaan visual kasar dan mikroskopik pada jaringan, dengan pengecatan khusus dan imunohistokimia yang dimanfaatkan untuk menvisualisasikan protein khusus dan zat lain pada dan dikelilingi sel. Kini, patolog anatomi mulai mempergunakan biologi molekuler untuk memperolah informasi klinis tambahan dari spesimen yang sama. Ada beberapa macam patologi kebidanan yang harus di antisipasi oleh setiap bidan dan tenaga kesehatan lainnya : patologi kehamilan, patologi persalinan, patologi nifas, asuhan kebidanan patologi. Patologi kehamilan terdiri atas : Mola hidatidosa, Ketuban pecah dini, Abortus, Kehamilan lewat waktu, Persalinan preterm, Kehamilan ektopik, Solusio plasenta, Pre eklamsia, Eklamsia, Plasenta previa (Sujiatini, 2009).

TANDA BAHAYA KEHAMILAN TRIMESTER I
  • Tanda bahaya kehamilan adalah tanda -tanda yang mengindikasikan adanya bahaya yang dapat terjadi selama kehamilan/periode antenatal, yang apabila tidak dilaporkan atau tidakterdeteksi bisa menyebabkan kematian ibu (Pusdiknakes, 2003).

1. PERDARAHAN PERVAGINAM

1. Abortus

a. Definisi
  • Abortus adalah berakhirnya kehamilan dengan pengeluaran hasil konsepsi sebelum janin dapat hidup di luar kandungan dengan usia gestasi kurang dari 20 minggu dan berat janin kurang dari 500 gram (Murray,2002).
b. Etiologi
  • Etiologi yang menyebabkan terjadinya abortus adalah sebagai berikut :
  1. Kelainan pertumbuhan hasil konsepsi : kelaina kromosom, lingkungan nidasi kurang sempurna, dan pengaruh luar.
  2. Infeksi akut, pneumonia, pielitis, demam tifoid, toksoplasmosis, dan HIV.
  3. Abnormalitas traktus genitalis, serviks inkompeten, dilatasi serviks berlebihan, robekan serviks, dan retroversion uterus.
  4. Kelainan plasenta.
c. Klasifikasi
  • Klasifikasi abortus dalah sebagai berikut :
  1. Abortus iminens adalah peristiwa terjadinya perdarahan dari uterus pada kehamilan sebelum 20 minggu, saat hasil konsepsi masih dalam uterus tanpa adanya dilatasi serviks.
  2. Abortus insipiens adalah peristiwa perdarahan uterus pada kehamilan sebelum 20 minggu dengan adanya dilatasi serviks uterus yang meningkat tetapi hasil konsepsi masih dalam uterus.
  3. Abortus inkompletus adalah pengeliaran hasil konsepsi pada kehamilan sebelum 20 minggu dengan masih adanya sisa yang tertinggal dalam uterus.
  4. Abortus kompletus adalan abortus yang hasil konsepsinya sudah dikeluarkan.
  5. Abortus servikalis adalah keluarnya hasil konsepsi dari uterus dihalangi oleh ostium uterus ekternum yang tidak membuka, sehinga semuanya terkumpul dalam kanalis servikalis uterus menjadi besar, kurang lebih bundar dengan dinding.
  6. Missed abortion adalah kematian janin berusia sebelum 20 minggu, tetapi janin mati itu tidak dikeluarkan selama 8 minggu atau lebih.
  7. Abortus habitualis adalah abortus yang berulang dengan frekuensi lebih dari 3 kali.
  8. Abortus septik adalah abortus infeksius berat disertai penyebaran kuman atau toksin ke dalam peredaran darah atau peritoneum.
d. Manifestasi klinis
  • Diduga abortus apabila seorang wanita dalam masa reproduksi mengeluh tentang perdarahan per vaginam setelah mengalami haid yang terlambat juga sering terdapat rasa mulas dan keluhan rasa perut nyeri bagian bawah.
e. Penatalaksanaan
  • Ibu hamil sebaiknya segera menemui dokter apabila perdarahan terjadi selama kehamilan. Ibu harus istirahat total dan di anjurkan untuk relaksasi. Tetapi intravena atau transfusi darah dapat dilakukan bila diperlukan. Pada kasus aborsi inkomplet diusahakan untuk mengosongkan uterus melalui pembedahan. Begitu juga dengan kasus missed abortion jika janin tidak keluar spontan. Jika penyebabnya adalah infeksi, evakuasi isi uterus sebaiknya ditunda sampai dapat penyebab yang pasti untuk memulai terapi antibiotik (Mitayani, 2009:22-23).

2. Kehamilan ektopik

a. Definisi
  • Kehamilan ektopik adalah setiap implantasi yang telah dibuahi di luar cavum uterus. Implantasi dapat terjadi dituba falopi, ovarium, serviks, dan abdomen. Namun kejadian kehamilan ektopik yang terbanyak adalah di tuba falopi (Murria,2002).
b. Etiologi
  • Sebagian besar penyebab tidak banyak diketahui, kemungkinan faktor yang memegang peranan adalah sebagai berikut.
  1. Faktor dalam lumen tuba : endosalfingitis, hipoplasia lumen tuba.
  2. Faktor dinding lumen tuba : endometriosis tuba, diventrikel tuba congenital.
  3. Faktor di luar dinding lumen tuba : perlengketan pada tuba, tumor.
  4. Faktor lain : migrasi ovarium, fertilisasi in vitro.
c. Manifestasi klinik
  • Manifestasi klini pada pasien dengan kehamilan ektopik adalah senagai berikut :
  1. Gambaran klinis kehamilan tuba belum terganggu tidak khas. Pada umumnya ibu menunjukkan gejala-gejala kehamilan muda dan mungkin merasa nyeri sedikit di perut bagian bawah yang tidak seberapa dihiraukan. Pada pemeriksaan vagina, uterus membesar dan lembek, walaupun mungkin besarnya tidak sesuai dengan usia kehamilan. Tuba yang mengandung hasil konsepsi karena lembeknya sukar diraba pada pemeriksaan bimanual.
  2. Gejala kehamilan tuba terganggu sangat berbeda-beda dari perdarahan banyak yang tiba-tiba dalam rongga perut sampai terdapat gejala yang tidak jelas sehingga sukar membuat diagnosisnya.
  3. Nyeri merupakan keluhan utama pada kehamilan ektopik terganggu. Pada ruptur tuba nyeri perut bagian bawah terjadi secara tiba-tiba dan intensitas yang kuat disertai dengan perdarahan yang menyebabkan ibu pingsan dan masuk dalam syok.
  4. Perdarahan per vaginam merupakan salah satu tanda penting yang kedua pada kehamilan ektopik tergamggu (KET). Hal ini menunjukkan kematian janin.
  5. Amenore juga merupakan tanda yang penting pada kehamilan ektopik. Lamanya amenore bergantung pada kehidupan janin, sehingga dapat bervariasi (Mitayani, 2009:30).
d. Penatalaksanaan
  • Penanganan kehamilan ektopik pada umumnya adalah laparatomi.dalam tindakan demikian,beberapa hal harus diperhatikan dan dipertimbangkan, yaitu sebagai berikut:
  1. Kondisi ibu pada saat itu
  2. Keinginan ibu untuk mempertahankan fungsi reproduksinya.
  3. Lokasi kehamilan ektopik.
  4. Kondisi anatomis organ pelvis.
  5. Kemampuan teknik bedah mikro dokter.
  6. Kemampuan teknologi fertilasi in vitro setempat.
  • Hasil pertimbangan ini menentukan apakah perlu dilakukan salpingektomi pada kehamilan tuba Atau dapat dilakukan pembedahan konservatif. Apabila kondisi ibu buruk, misalnya dalam keadaan syok , lebih baik dilakukan salpigektomi. Pada kasus kehamilan ektopik di pars ampularis tuba yang belim pecah biasanya ditangani dengan menggunakan kemoterapi untuk menghindari tindakan pembedahan (Mitayani, 2009:29-31).

3. Mola Hidatidosa

a. Definisi
  • Mola hidatidosa adalah chorionic villi (jonjotan/gantungan) yang tumbuh berganda berupa gelembung-gelembung kecil yang mengandung banyak cairan sehingga menyerupai buah anggur atau mata ikan. Karena itu disebut juga hamil anggur atau mata ikan (Moctar, Rustam, dkk, 1998:238 dalam Sujiatini,2009).
  • Mola hidatidosa adalah penyakit yang berasal dari kelainan pertumbuhan trofoblas plasenta atau calon plasenta dan disertai dengan degenerasi kistik villi dan perubahan hidropik. Hamil anggur atau mola hidatidosa adalah kehamilan abnormal berupa tumot jinak yang terjadi sebagai akibat kegagalan pembentukan “bakal janin” sehingga terbentuk jaringan permukaan membrane (villi) mirip gelombolan buah anggur (Sujiatini,2009).
b. Etiologi
  • Penyebab mola hidatidosa tidak diketahui secara pasti, namun faktor penyebabnya adalah :
  1. Faktor ovum : ovum memang sudah patologik sehingga mati, tetapi terlambat dikeluarkan.
  2. Imunoselektif dari tropobalast.
  3. Keadaan sosio-ekonomi yang rendah, paritas tinggi.
  4. Kekurangan protein.
  5. Infeksi virus dan faktor kromosom yang belum jelas (Moctar, Rustam, 1998: 238 dalam Sujiyatini,2009).
c. Patofisiologi
  • Mola hidatidosa dapat terbagi menjadi :
  1. Mola hidatidosa komplet (klasik), jika tidak ditemukan janin.
  2. Mola hidatidosa inkomplet (parsial), jika disertai janin atau bagian janin.
  • Ada beberapa teori yang dianjurkan untuk menerangkan pathogenesis dari penyakit trofoblast : teori missed abortion. Mudigah mati pada kehamilan 3-5 minggu karena itu terjadi gangguan peredaran darah sehingga terjadi penimbunan cairan masenkim dari villi dan akhirnya terbentuklah gelembung-gelembung. Teori neoplasma dari park. Sel-sel trofoblast adalah abnormal dan memiliki fungsi yang abnormal dimana terjadi reabsobsi cairan yang berlebihan ke dalam villi sehingga timbul gelembung. Studi dari hertig lebih menegaskan lagi bahwa mola hidatidosa semata-mata akibat dari akumulasi cairan yang menyertai degenerasi awal atau tidak adanya embrio komlpit pada minggu ke tiga dan kelima. Adanya sirkulasi maternal yang terus-menerus dan tidak adanya fetus menyebabkan trofoblast berpoliferasi dan melakukan fungsinya selama pembentukan cairan (Silvia, Wilson, 2000:467 dalam Sujiatini, 2009).
d. Gambaran klinik
  • Gambaran klinik yang biasanya timbul pada klien dengan “mola hidatidosa” adalah:
  1. Amenore dan tanda-tanda kehamilan.
  2. Perdarahan pervaginam berulang. Darah cenderung berwarna coklat. Pada keadaan lanjut kadang keluar gelembung mola.
  3. Perbesaran uterus lebih besar dari usia kehamilan.
  4. Tidak terabanya bagian janin pada palpasi dan tidak terdengarnya DJJ sekalipun uterus membesar setinggi pusat atau lebih.
  5. Preekalmsia atau eklamsia yang terjadi sebelum kehamilan 24 minggu (Mansjoer, Arif, dkk, 2001:266 dalam sujiyatini, 2009).
e. Penatalaksanaan Medik
  1. Penanganan yang biasa dilakukan pada pasien mola hidatidosa adalah : Diagnosis dini kan menguntungkan prognosis.
  2. Pemeriksaan USG sangat membantu diagnosis dini akan menguntungkan prognosis. Pada fasilitas kesehatan di mana sumber daya sangat terbatas, dapat dilakukan evaluasi klinik dengan focus pada : a.Riwayat haid terakhir dan kehamilan, b.Perdarahan tidak teratus atau spotting, c.Perbesaran abnormal uterus, d.Perlunakan servik dan korpus uteri. Kaji uji kehamilan dengan pengenceran urin, pastikan tidak ada janin (Ballotement) atau DJJ sebelum upaya diagnosis.
  3. Lakukan pengosongan jaringan mola dengan segera.
  4. Antisipasi komplikasi (krisis tiroid, perdarahan hebat atau pervorasi uterus).
  5. Lakukan pengmatan lanjut hingga minimal 1 tahun (Sujiatini, 2009:8-9).

2. NYERI PERUT
  • Nyeri perut pada kehamilan 22 minggu atau kurang. Hal ini mungkin gejala utama pada kehamilan ektopik dan abortus (Kusmiyati, 2010:161).

3. MUAL DAN MUNTAH BERLEBIHAN

1. Hiperemesis Gravidarum

a. Definisi
  • Hiperemesis gravidarum adalah mual muntah berlebihan sehingga mengganggu pekerjaan sehari hari dan keadaan umum menjadi buruk. Mual dan muntah merupakan gangguan yang paling sering ditemui pada kehamilan trismeter 1, kurang lebih 6 minggu setelah haid terakhir selama 10 minggu.sekitar 60-80% multigravida mengalami mual muntah, namun gejala ini terjadi lebih berat hanya pada 1 diantara 1.000 kehamilan (Mitayani, 2009:40).
b. Etiologi
  • Etiologi hiperemesis gravidarum belum diketahui secara pasti, namun diduga dipengarui oleh berbagai faktor berikut ini:
  1. Faktor presdisposisi seperti primigravida, molahidatidosa, dan kehamilan ganda.
  2. Faktor organik seperti alergi masuknya vilikhorialis dalam sirkulasi, perubahan metabolic akibat kehamilan,dan resistensi ibu yang menurun.
  3. Faktor psikologis
c. Patofisiologi
  • Secara fisiologis, rasa mual terjadi akibat kadar estrogen yang meningkat dalam darah sehingga mempengarui sitem pencernaan, tetapi mual muntah yang terjadi secara terus menerus dapat mengakibatkan dehidrasi,hiponatremia, hipokloromia, serta penurunan klorida urine yang selanjutnya mengakibatkan hemokosentrasi yang mengurangi perfusi darah kejaringan dan menyebabkan tertimbunya zat toksik.
  • Pemakaian cadangan karbohidrat dan lemak menyebabkan oksidasi lemak tidak sempurna, sehingga terjadi ketosis. Hipokalemia akibat muntah dan ekskresi yang berlebihan selanjutnya menambah frekuensi muntah dan merusak hepar.Selaput lendir esophagus dan lambung dapat robek (sindrom Mallory-weiss),sehingga terjadi pendarahan gastrointestinal (Mitayani, 2009:40-41).
d. Manifestasi klinis
  • Berdasarkan berat ringannya gejala, hiperemesis gravidarum dibagi menjadi tiga tingkatan:
1. Tingkat I
  • Muntah terus menerus yang mempengaruhi keadaan umum,menimbulkan rasa lemah, penurunan nafsu makan, berat badan turun, dan nyeri epigastrium. Frekuensi nadi ibu biasanya naik menjadi 100 kali/menit,tekanan darah sistolik turun, turgor kulit menurun, lidah kering, dan mata cekung.
2. Tingkat II
  • Ibu tampak lemah dan apatis, lidah kotor, nadi kecil dan cepat, suhu tubuh terkadang naik, serta mata sedikit ikterik. Berat badan ibu turun, timbul hipotensi, hemokonsentrasi, oligouria, konstipasi, dan nafas bau aseton.
3. Tingkat III
  • Kesadaran ibu turun dari somnolen hingga koma, muntah berhenti, nadi cepat dan kecil, suhu meningkat, serta tekanan darah semakin turun.
e. Penatalaksanaan
  • Bila pencegahan tidak berhasil, maka diprlukan pengobatan dengan tahapan sebagai berikut:
  1. Ibu diisolasi di dalam kamar yang tenang dan cerah dengan pertukaran udara yang baik. Kalori diberiakan secara perenteral dengan glukosa 5% dalam cairan fisiologis sebanyak 2-3 liter sehahri.
  2. Diuresis selalu dikontrol untuk keseimbangan cairan.
  3. Bila selama 24 jam ibu tidak muntah, coba berikan makan dan minum sedikit demi sedikit.
  4. Sedatif yang diberikan adalah fenobarbital.
  5. Pada keadaan lebih berat, diberikan antiemetic seperti metoklopramid, disiklomin hidroklorida, atau klopromazin.
  6. Berikan terapi psikologis yang meyakinkan ibu bahwa penyakitnya bias disembuhkan serta menghilangkan perasaan takut akan kehamilan dan konflik yang melatarbelakangi hiperemasis (Mitayani,2009:40-41).

DAFTAR PUSTAKA

  1. Arikunto Suharsini, 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktis. Jakarta : Rineka Cipta.
  2. Hidayat, Aziz Alimul. 2007. Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah. Jakarta: Salemba Medika.
  3. Mitayani. 2009. Asuhan Keperawatan Maternitas. Jakarta: Salemba Medika
  4. Mandriwati. 2008. Asuhan Kebidanan Ibu Hamil. Jakarta: EGC.
  5. Mubarok, Wahit Iqbal. 2009. Ilmu Keperawatan Komunitas. Jakarta : Salemba Medika.
  6. Maulana, Heri. 2009. Promosi kesehatan. Jakarta: EGC
  7. Morgan, Geri, dkk. 2009. Obstetri dan Ginekologi Panduan Praktik. Jakarta: EGC.
  8. Monika. 2009. Pengaruh Pengetahuan Terhadap Perilaku. http://www.infowikipedia.com. diakses pada tanggal 15 Juni 2010
  9. Nursalam. 2008. Konsep dan penerapan metodologi penelitian ilmu keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
  10. Notoatmodjo, Soekidjo. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.
  11. Nursalam. 2008. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
  12. Sujiyatini, dkk. 2009. Asuhan Patologi Kebidanan. Jakarta: Nuha Medika.
  13. Sulistyani, Ari. 2009. Asuhan Kebidanan Pada Masa Kehamilan. Jakarta: Salemba Medika.
  14. Saminem. 2009. Kehamilan normal. Jakarta: EGC.
  15. Setiadi. 2007. Konsep dan Penulisan Riset Keperawatan.Jogjakarta: Graha Ilmu
  16. Salmah.2006. Asuhan kebidanan antenatal. Jakarta: EGC.
  17. Suyanto dan Ummi Salamah. 2009. Riset Kebidanan Metodologi dan Aplikasi. Jogjakarta: Mitra Cendekia.
  18. Varney, Helen. 2007. Buku ajar asuhan kebidanan. Jakarta: EGC.
  19. Varney, Hellen.2007.Buku Ajar Asuhan Kebidanan edisi 4 volume 1.Jakarta: EGC.
  20. Wawan, dkk. 2010. Teori dan Pengukuran Pengetahuan Sikap Dan Perilaku Manusia. Yogyakarta: Nuha Medika.
  21. Yeyeh, Rukiyah, dkk. 2009. Asuhan Kebidanan 1 (kehamilan). Jakarta: CV Trans Info Media.
semoga bermanfaat 

Saturday, December 22, 2012

Mengapa Harus Ada Hari Ibu 22 Desember?


JIKA Anda punya account Facebook, cobalah lihat sejenak apa yang terjadi hari ini, 22 Desember. Jika Anda kebetulan membukanya, niscaya ribuan status yang ada di sana berisi tentang pujian, penghargaan, apresiasi, dan segala hal lainnya kepada seorang ibu. Begitu juga di surat kabar, televisi dan media-media lainnya juga sama membahas tentang kemuliaan seorang ibu. 22 Desember memang dinobatkan menjadi Hari Ibu—seperti yang kita ketahui.

Tidak ada yang salah dengan kemuliaan seorang ibu. Islam, sejak keberadaannya dan sejak dibawa oleh Rasulullah, telah meletakkan posisi seorang ibu dengan sangat tinggi. Ibu, ibu, ibu, baru kemudianlah ayah, yang wajib dihormati oleh seorang anak, begitu hadist Rasulullah saw yang sudah terkenal. Pemuliaan kepada seorang ibu terjadi setiap waktu, bukan hanya satu hari saja.

Tentu jika sekarang ada Hari Ibu, maka ada sesuatu yang lain di sana. Hari Ibu adalah hari peringatan/ perayaan terhadap peran seorang ibu dalam keluarganya, baik untuk suami, anak-anak, maupun lingkungan sosialnya. Peringatan dan perayaan biasanya dilakukan dengan membebas-tugaskankan ibu dari tugas domestik yang sehari-hari dianggap merupakan kewajibannya, seperti memasak, merawat anak, dan urusan rumah tangga lainnya. Dan Hari Ibu dilaksanakan di seluruh dunia dengan nama Mother’s Day dengan berbeda-beda tanggalnya.

Menurut Wikipedia, Peringatan Mother’s Day di sebagian negara Eropa dan Timur Tengah, mendapat pengaruh dari kebiasaan memuja Dewi Rhea, istri Dewa Kronus, dan ibu para dewa dalam sejarah Yunani kuno. Maka, di negara-negara tersebut, peringatan Mother’s Day jatuh pada bulan Maret.

Di Amerika Serikat dan lebih dari 75 negara lain, seperti Australia, Kanada, Jerman, Italia, Jepang, Belanda, Malaysia, Singapura, Taiwan, dan Hongkong, peringatan Mother’s Day jatuh pada hari Minggu kedua bulan Mei karena pada tanggal itu pada tahun 1870 aktivis sosial Julia Ward Howe mencanangkan pentingnya perempuan bersatu melawan perang saudara.

Jadi di sini, Hari Ibu bisa jadi kedudukannya sama dengan Hari Valentine, April Mop, Tahun Baru Masehi, Hari Bumi dan hari-hari lainnya yang bermuara pada kepercayaan pagan Yunani. Merayakannya sama saja dengan mengakui adanya kebiasaan-kebiasaan ritual itu.

Mungkin ada pembenaran; yah, nggak apa-apalah, satu hari dalam satu tahun, seorang ibu libur dulu dari tugas-tugas rutinnya. Ibnu Umar ra berkata, Sabda Rasulullah saw bersabda: “Wanita yang tinggal di rumah bersama anak-anaknya, akan tinggal bersama-samaku dalam surga.” Artinya, tidak ada berhenti atau cuti ketika sudah menjadi ibu—posisi yang sangat mulia dalam kehidupan. Adapun beban pekerjaan, bukankah Islam telah mengatur sedemikian rupa pendelegasian dengan suami hingga semua tugas dibagi rata antara suami dan istri?

Hadist di atas bukannya mengekang seorang perempuan atau seorang ibu. Kita tentu ingat bahwa Rasul juga membuka wilayah sosial untuk para muslimah ketika itu. Ada banyak kisah yang menceritakan keterlibatan para ummahat dalam dakwah Rasulullah, termasuk peperangan.

Lantas, dimanakah posisi lelaki? Mungkin satu hadist ini bisa menjadi petunjuk dari berbagai posisi lelaki dan perempuan dalam Islam, “Satu dinar yang kamu belanjakan ke jalan Allah, satu dinar yang kamu belanjakan untuk memerdekakan budak, satu dinar yang kamu sedekahkan kepada orang miskin, dan satu dinar yang kamu belanjakan untuk kepentingan keluarga, yang paling besar pahalanya adalah yang kamu belanjakan untuk kepentingan keluarga.”(HR Muslim).

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: ‘Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)’. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” 

semoga bermanfaat 


Friday, December 21, 2012

KRISIS IDENTITAS


Krisis identitas bukan bermakna orang yang tidak mengenal namanya, tetapi orang yang lupa fungsi dan perannya, krisis identitas muncul sebagai efek atau dampak seseorang yang mengalami degradasi konsep diri, konsep diri terkikis oleh kritik, terkikis oleh berbagai komentar negatif, terkikis oleh masukan dan saran yang terkesan bagus, terkesan melenakan tetapi sebenarnya merusak konsep diri. " DIRIMU ADALAH APA YANG KAMU PIKIRKAN", semakin lunak pemikiran kita terhadap diri, semakin kecil upaya kita untuk meningkatkan kapasitas diri, banyak keraguan, banyak ketidakpercayaan yang akhirnya mengikis kepercayaan diri.

     Konsep diri bukan hasil penggabungan beberapa bumbu rempah - rempah dan bahan - bahan masakan, konsep diri adalah akumulasi pengalaman hidup, akumulasi strategi menangani dan mengatasi masalah, akumulasi perenungan " WHO AM I?". Konsep diri adalah pengenalan diri secara mendalam berdasar analisis mendasar siapa sejatinya kita. Mengenal kelebihan dan kelemahan orang lain adalah hal yang mudah dibandingkan kita mengenal kelemahan dan kelebihan kita. Krisis identitas membuat penderitanya menjadi seorang peragu, seorang yang harus menunggu instruksi orang lain untuk melakukan apa yang seharusnya dilakukan. Krisis identitas membuat seseorang mengandalkan orang lain untuk melakukan segala hal, kehilangan kemandirian dalam banyak aspek kehidupan.

    Kehidupan berjalan dengan sangat keras, berjalan dengan kejam dan tidak memberi kesempatan atau ampunan kepada orang - orang yang merasa kalah, orang - orang yang mundur sebelum bertarung, kehidupan hanya mengajarkan satu hal " FIGHT OR FLIGHT", Jika menghadapi permasalahan kehidupan, HADAPI atau LARI?. Melarikan diri dari masalah bukan sebuah solusi tetapi sebuah ketakutan menghadapi kerasnya kehidupan, ketakutan jika gagal mengantisipasi.

     Setiap insan dilahirkan dengan naluri survival, naluri bertahan hidup, akan hidup seadanya atau hidup seperti yang diimpikannya, impian setiap orang juga beragam dan bermacam - macam. Jangan pernah menganggap remeh impian orang lain karena suatu saat anda hanya akan bengong dan terkagum - kagum ketika orang tersebut sudah mencapai keinginannya. Sebesar apapun impian anda, sebesar apapun pencapaian anda saat ini, jangan pernah meragukan orang lain bahwa kelak mereka juga akan menggenggam impiannya.

    Krisis identitas bermula dari gap antara harapan dan realita, jika harapan terlalu tinggi dan realita terlalu rendah maka seseorang akan ragu dengan kemampuan dirinya, akan ragu dengan semua kelebihannya, akan ragu dengan semua potensi yang dia miliki. Krisis identitas sering diistilahkan oleh anak gaul dengan GALAU, dibutuhkan sebuah strategi menangani dan mengatasi galau, dibutuhkan sebuah kekuatan mental dan kekuatan fisik untuk mengatasi galau.

     Harapan atau impian yang terlalu tinggi memang baik tetapi lebih baik lagi memiliki impian berjenjang ( menjadi yang terbaik dikelas, menjadi terbaik di nasional, menjadi terbaik di internasional). Impian berjenjang atau bertahap membuat gap antara realita dan harapan tidak terlalu besar, kesenjangan antara realita dan harapan sangat pendek sehingga upaya keras untuk mencapainya juga lebih sistematis dan berjenjang, ketika pencapaian berjalan sistematis seperti menaiki anak tangga maka bukan mustahil apapun yang diimpikan akan tercapai.

     Contoh seorang pebisnis sukses Bob Sadino, memulai impian dengan memiliki bisnis mensupplai telur ayam kampung, kemudian mendirikan toko pensupplai ayam kampung dan daging ayam sekarang memiliki mall yang mensupplai daging dan telur untuk dalam negeri dan luar negeri. sebuah impian dan langkah yang berjenjang. Contoh kedua adalah Profesor Rhenald Kasali ( SD, SMP, SMA, S1, S2, S3) melewati pendidikan yang berjenjang. Jika anda merasa memiliki krisis identitas, coba evaluasi apakah harapan - harapan anda terlalu tinggi? apakah langkah anda mencapai impian sudah sistematis, apakah kelebihan anda sudah menunjang pencapaian impian? apakah semua peluang dan tantangan yang ada sudah anda prediksi sejak awal?


     Pakar otak kanan mengajarkan " LAKUKAN" tetapi dengan kombinasi otak kanan dan otak kiri maka akan menjadi " RENCANAKAN dan SEGERA LAKUKAN kemudian EVALUASI PELAKSANAAN!. jika semua langkah - langkah refleksi dan perbaikan sudah anda lakukan masih mengalami krisis identitas maka saatnya melakukan pelatihan LIFE REVOLUTION bersama Tung Desem Waringin atau GOLDEN WAYS nya Mario Teguh.
semoga bermanfaat 


Harga Diri Rendah


1. Pengertian
Harga diri rendah adalah penilaian pribadi terhadap hasil yang dicapai dengan menganalisa seberapa jauh perilaku memenuhi ideal diri (Stuart dan Sundeen, 1998 :227). Menurut Townsend (1998:189) harga diri rendah merupakan evaluasi diri dari perasaan tentang diri atau kemampuan diri yang negatif baik langsung maupun tidak langsung. Pendapat senada dikemukan oleh Carpenito, L.J (1998:352) bahwa harga diri rendah merupakan keadaan dimana individu mengalami evaluasi diri yang negatif mengenai diri atau kemampuan diri. Dari pendapat-pendapat di atas dapat dibuat kesimpulan, harga diri rendah adalah suatu perasaan negatif terhadap diri sendiri, hilangnya kepercayaan diri, dan gagal mencapai tujuan yang diekspresikan secara langsung maupun tidak langsung, penurunan harga diri ini dapat bersifat situasional maupun kronis atau menahun.

2. Tanda dan gejala
Menurut Carpenito, L.J (1998: 352); Keliat, B.A (1994:20); perilaku yang berhubungan dengan harga diri rendah antara lain:

Data subjektif:
a. Mengkritik diri sendiri atau orang lain
b. Perasaan dirinya sangat penting yang berlebih-lebihan
c. Perasaan tidak mampu
d. Rasa bersalah
e. Sikap negatif pada diri sendiri
f. Sikap pesimis pada kehidupan
g. Keluhan sakit fisik
h. Pandangan hidup yang terpolarisasi
i. Menolak kemampuan diri sendiri
j. Pengurangan diri/mengejek diri sendiri
k. Perasaan cemas dan takut
l. Merasionalisasi penolakan/menjauh dari umpan balik positif
m. Mengungkapkan kegagalan pribadi
n. Ketidak mampuan menentukan tujuan

Data objektif:
a. Produktivitas menurun
b. Perilaku destruktif pada diri sendiri
c. Perilaku destruktif pada orang lain
d. Penyalahgunaan zat
e. Menarik diri dari hubungan sosial
f. Ekspresi wajah malu dan rasa bersalah
g. Menunjukkan tanda depresi (sukar tidur dan sukar makan)
h. Tampak mudah tersinggung/mudah marah

3. Penyebab
Harga diri rendah sering disebabkan karena adanya koping individu yang tidak efektif akibat adanya kurang umpan balik positif, kurangnya system pendukung, kemunduran perkembangan ego, pengulangan umpan balik yang negatif, disfungsi system keluarga serta terfiksasi pada tahap perkembangan awal (Townsend, M.C, 1998: 366). Menurut Carpenito, L.J (1998: 82) koping individu tidak efektif adalah keadaan dimana seorang individu mengalami atau berisiko mengalami suatu ketidakmampuan dalam menangani stressor internal atau lingkungan dengan adekuat karena ketidakadekuatan sumber-sumber (fisik, psikologis, perilaku atau kognitif). Sedangkan menurut Townsend, M.C (1998: 312) koping individu tidak efektif merupakan kelainan perilaku adaptif dan kemampuan memecahkan masalah seseorang dalam memenuhi tuntunan kehidupan dan peran.

Dari pendapat-pendapat di atas dapat dibuat kesimpulan, individu yang mempunyai koping individu tidak efektif akan menunjukkan ketidakmampuan dalam menyesuaikan diri atau tidak dapat memecahkan masalah terhadap tututan hidup serta peran yang dihadapi. Adanya koping individu tidak efektif sering ditunjukkan dengan perilaku (Carpenito, L.J, 1998:83; Townsend, M.C, 1998:313) sebagai berikut:

Data subjektif :
a. Mengungkapkan ketidakmampuan untuk mengatasi masalah atau meminta bantuan
b. Mengungkapkan perasaan khawatir dan cemas yang berkepanjangan
c. Mengungkapkan ketidakmampuan menjalankan peran

Data Objektif :
a. Perubahan partisipasi dalam masyarakat
b. Peningkatan ketergantungan
c. Memanipulasi orang lain disekitarnya untuk tujuan-tujuan memenuhi keinginan sendiri
d. Menolak mengikuti aturan-aturan yang berlaku
e. Perilaku destruktif yang diarahkan pada diri sendiri dan orang lain:
f. Memanipulasi verbal/perubahan dalam pola komunikasi
g. Ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar
h. Penyalahgunaan obat terlarang

4. Akibat

Harga diri rendah dapat berisiko terjadinya isolasi sosial : menarik diri, isolasi sosial menarik diri adalah gangguan kepribadian yang tidak fleksibel pada tingkah laku yang maladaptif, mengganggu fungsi seseorang dalam hubungan sosial (DepKes RI, 1998:336). Isolasi Sosial menarik diri sering ditunjukkan dengan perilaku antara lain:

Data subjektif
a. Mengungkapkan enggan untuk memulai hubungan/pembicaraan
b. Mengungkapkan perasaan malu untuk berhubungan dengan orang lain
c. Mengungkapkan kekhawatiran terhadap penolakan oleh orang lain

Data Objektif
a. Kurang spontan ketika diajak bicara
b. Apatis
c. Ekspresi wajah kosong
d. Menurun/tidak adanya komunikasi verbal
e. Bicara dengan suara pelan dan tidak ada kontak mata saat berbicara

C. Data yang perlu dikaji pada diagnosa Isolasi sosial :menarik diri

Mengungkapkan enggan berbicara dengan orang lain
Klein mengatakan malu bertemu dan berhadapan dengan orang lain
Merusak diri sendiri
Merusak orang lain
Ekspresi malu
Menarik diri dari hubungan sosial
Tampak mudah tersinggung
Tidak mau makan dan tidak tidur
Tampak ketergantungan pada orang lain
Tampak sedih dan tida melakukan aktivitas yang seharusnya dapat dilakukan
Wajah tampak murung
Ekspresi wajah kosong,
Tidak ada kontak mata ketika diajak bicara
Suara pelan dan tidak jelas
Hanya memberijawaban singkat (ya/tidak)
Menghindar ketika didekati
E. DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Gangguan harga diri rendah

F. FOKUS INTERVENSI

Pasien
SP 1
1. Mengidentifikasi kemampuan dan aspek positif yang dimiliki pasien
2. Membantu pasien menilai kemampuan pasien yang masih digunakan
3. Membantu pasien memilih kegiatan yang akan dilatih sesuai dengan kemampuan pasien
4. Melatih pasien sesuai kemampuan yang dipilih
5. Memberikan pujian yang wajar terhadap keberhasilan pasien
6. Menganjurkan pasien memasukkan dalam jadwal kegiatan harian

SP 2
1. Mengevaluasi jadwal kegiatan harian pasien
2. Melatih kemampuan kedua
3. Menganjurkan pasien memasukkan dalam jadwal kegiatan harian

Keluarga
SP 1
1. mendiskusikan masalah yang dirasakan keluarga dalam merawat pasien
2. menjelaskan pengertian, tanda dan gejala harga diri rendah yang dialami pasien beserta proses terjadinya
3. menjelaskan cara - cara merawat pasien harga diri rendah

SP 2
1. melatih keluarga mempraktekkan cara merawat pasien dengan harga diri rendah
2. melatih keluarga melakukan cara merawat langsung kepada pasien harga diri rendah

SP 3
1. Membantu keluarga membuat jadwal aktivitas dirumah termasuk minum obat (discharge planning)
2. menjelaskan follow up pasien setelah pulang

G. DAFTAR PUSTAKA
1. Carpenito, L.J, (1998). Buku Saku Diagnosa keperawatan (terjemahan), Edisi 8, Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta

2. DepKes RI, (1989). Petunjuk Teknik Asuhan Keperawatan Pasien Gangguan Skizofrenia, Direktorat Kesehatan Jiwa, Jakarta.

3. Keliat, B.A, (1994). Seri Keperawatan Gangguan Konsep Diri, Cetakan II, Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta

4. Stuart, G.W & Sundeen, S.J, (1998). Buku Saku Keperawatan Jiwa (terjemahan). Edisi 3, EGC, Jakarta

5. Townsend, M.C, (1998). Buku Saku Diagnosa Keperawatan Pada Keperawatan Psikitari (terjemahan), Edisi 3, Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta
semoga bermanfaat 


Thursday, December 20, 2012

Kata-kata Bijak Film 5 CM


 Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi artikel merngrnai kata-kata bijak yang terdapat dalam film lima centimeter 5 CM, yup film ini memang sangat menginspirasi, apalagi diselipi dengan kata-kata bijak mutiara film 5 CM. So pasti yang sudah nonton Film ini akan tidak asing lagi dengan kata-kata mutiara film 5 CM. Untuk yang belom nonton, langsung saja disimak contoh kata-katanya dibawah ini:

  • Dan kamu akan selalu dikenang sebagai seorang yang masih punya mimpi dan keyakinan, bukan cuma seonggok daging yang hanya punya nama. Kamu akan dikenang sebagai seorang yang percaya pada kekuatan mimpi dan mengejarnya, bukan seorang pemimpi saja, bukan orang biasa-biasa saja tanpa tujuan, mengikuti arus dan kalah oleh keadaan. Tapi seorang yang selalu percaya akan keajaban mimpi keajaiban cita-cita, dan keajaiban keyakinan manusia yang tak terkalkulasi dengan angka berapa pun… Dan kamu nggak perlu bukti apakah mimpi-mimpi itu akan terwujud nantinya karena kamu hanya harus mempercayainya.

  • Biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter menggantung mengambang di depan kening kamu. Dan… sehabis itu yang kamu perlu… cuma…
  • Cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak berbuat dari biasanya, mata yang akan menatap lebih banyak dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas.
  • Lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja….
  • Dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya….
  • Serta mulut yang akan selalu berdoa….
  • Taruh mimpi-mimpi kamu, cita-cita kamu, keyakinan kamu, apa yg kamu mau kejar
  • Kamu taruh di sini jangan menempel di kening.
  • Biarkan dia menggantung mengambang 5 centimeter di depan kening kamu Jadi dia nggak akan pernah lepas dari mata kamu.
  • Dan kamu bawa mimpi dan keyakinan kamu itu setiap hari, kamu lihat setiap hari, dan percaya bahwa kamu bisa.
  • Apa pun hambatannya, bilang sama diri kamu sendiri, kalo kamu percaya sama keinginan itu dan kamu nggak Bisa menyerah.
  • Bahwa kamu akan berdiri lagi setiap kamu jatuh, bahwa kamu akan mengejarnya sampai dapat, apa pun itu, segala keinginan, mimpi, cita-cita, keyakinan diri
  • Cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, lapisan tekad yg seribu kali lebih keras dari baja. Dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya. Serta mulut yang akan selalu berdoa
  • kalo lo yakin sama sesuatu , lo taroh itu di sini (kening) , abis itu lo kerja keras .. semampu kamu.
  • jangan percaya sama hoki . apa yg kamu raih bkn karna kamu hoki , tapi kerja keras kamu slama ini yg telah kamu tanam dengan terus tekun dan pantang menyerah dalam menjalankannya .
  • jangan pernah menganggap kritik itu suatu proses kemunduran atau serangan . kalo lo d kritik , buat cetak biru di pikiran lo . kalo kritik itu adalah pengorbanan dari seseorang yg mungkin telah mengorbankan rasa ga enaknya sama kita , entah sebagai seorang teman atau rekan kerja , semata-mata untuk apa ? hanya untuk membuat diri kita lebih baik . itu aja..
  • manusia mendapatkan sesuatu dari manusia lain . manusia melepaskan sesuatu dari manusia lain . manusia menjadi manusia karna manusia lain , atau mungkin ada juga manusia yg menjadi manusia kembali karna manusia lain
Demikianlah artikel mengenai Kata bijak film 5 cm, semoga artikel ini tentunya dapat memebrikan inspirasi bagi kita semua.
semoga bermanfaat 

9 Kiamat yang Gagal


doomsdaytube.com
 Kiamat semakin dekat, kurang dari sepekan. Tepatnya 21 Desember 2012. Begitulah anggapan orang yang salah menafsirkan kalender Maya. Dan sebetulnya, bukan kali ini saja Bumi diramalkan bakal kiamat. Sejak abad ke-18, setidaknya sudah sembilan kali dunia ini diperkirakan akan berakhir.

1794
Charles Wesley, pendiri Methodisme, menyatakan dunia akan berakhir di tahun itu. Namun perkiraan itu meleser. Kehidupan Bumi terus berjalan.

1814
Penganut mistik di Inggris, Joanna Southcott, mengumumkan bila dunia berakhir pada 19 Oktober 1814. Nyatanya Bumi batal kiamat. Yang terjadi, dua bulan setelah tanggal prediksi itu, hidup Sothcott lah yang tamat. Ia meninggal pada 27 Desember 1814, di London.

Setelah kematiannya, jumlah pengikut Southcott terus bertambah. Mereka berharap Southcott kembali bangkit dari kuburnya.

1834
William Miller adalah Ahli Kitab asal Amerika. Dan keahlian itu ia dapat secara otodidak. Lahir pada 15 Februari 1782, Miller membuat aliran baru yang disebut Adventisme.

Kepada ribuan pengikutnya, disebut Milleris, William Miller meyakinkan jika akhir dunia terjadi antara Maret 1843 sampai Maret 1844. Namun ramalan itu tak terjadi, ia pun mengubah tanggal kiamat menjadi 22 oktober 1844.

1910
Pada 1910, Komet Halley melintasi Bumi sebanyak dua kali. Bersama hujan meteor Aquarid Eta di awal Mei 1910, dan Orionids di akhir Oktober 1910.

Penampakan Komet Halley sebetulnya hanya fenomena alam biasa. Namun banyak yang menganggap penampakan itu sebagai tanda dari kiamat.

1914
Anggota aliran keagamaan Saksi Yehuwa memprediksi dunia akan berakhir di tahun 1914. Perkiraan itu diambil dari penafsiran mereka atas Kitab Daniel. Namun kiamat tak datang. Mereka pun membuat ramalan serupa di tahun-tahun berikutnya: 1915, 1918, 1920, 1925, 1941, 1975, dan 1994.

1997
Marshall Applewhite adalah pendiri Heaven's gate atau Gerbang Surga. Pada Maret 1997, Applewhit bunuh diri bersama 38 pengikutnya. Kelakuan itu mereka lakoni karena Komet Hale-Bopp melintasi Bumi.

Menurut Apllewhite dan pengikutnya, yang melewati Bumi bukanlah komet. Melainkan UFO yang datang untuk membawa mereka.

1999
Nostradamus adalah penulis ternama di abad ke-16. Satu karyanya adalah The Prophecies. Sebagian orang yang mempelajari tulisan Nostradamus menafsirkan bila kehidupan Bumi bakal berakhir pada 1999. Tepatnya di Juli 1999.

2000
Abad ke-20 berakhir dengan masuknya tahun 2000. Tamatnya abad ini membuat banyak orang mengalami kepanikan. Akibatnya, tidak sedikit orang yang memborong banyak makanan dan perkakas yang bisa membantu bertahan hidup. Namun nyatanya, ketakutan itu tak terjadi. Aktivitas Bumi tetap berlangsung hingga hari ini

semoga bermanfaat 

Kosmolog Indonesia Menanggapi Isu Kiamat 2012



KOMPAS/DAHONO FITRIANTO



Isu kiamat 2012 juga menjadi pengamatan peneliti kosmologi Indonesia dari Jurusan Astronomi, Institut Teknologi Bandung (ITB), Premana W. Premadi. Dalam artikel Kompas, 3 Januari 2010, perempuan yang akrab disapa Nana itu menguraikan pandangannya tentang isu tersebut, makna kehidupan serta intelektualitas dan spiritualitas. Berikut artikel yang ditulis oleh wartawan Kompas,Maria Hartiningsih dan Dahono Fitrianto



Benarkan Bumi akan kiamat pada 21/12/2012? Bagaimana menanggapi ramalan bangsa Maya kuno itu? Di mana letak Bumi di dalam alam semesta? Bagaimana hubungan manusia dengan alam semesta?



Dr Premana Wardayanti Premadi (45) adalah sosok yang tepat untuk menjawab semua pertanyaan itu. Meski demikian, pengajar pada Jurusan Astronomi Institut Teknologi Bandung (ITB) dan peneliti di bidang kosmologi, teori, dan komputasi itu menolak disebut sebagai orang yang paling otoritatif dalam menjelaskan hal itu.



”Saya masih terus belajar, kita semua masih terus belajar,” tutur Nana, begitu ia disapa, dengan suara pelan karena pita suaranya sedang bermasalah.



Ia ditemui pada suatu siang, hampir dua pekan lalu, di kantornya di Kompleks Ganesha, ITB, Bandung.



Tidak konvergen



Beberapa tahun terakhir, terutama setelah pemutaran film 2012 beberapa bulan lalu, ramalan tentang ”kiamat” tanggal 21/12/2012 menyebar, memunculkan berbagai prediksi, mulai dari yang mengklaim ”ilmiah” sampai spiritualisme mistik.



Bagaimana Anda menanggapi ramalan 21/12/2012 yang diyakini sebagai akhir kalender Maya?



Awal dan akhir satu masa dalam suatu sistem kalender adalah hal lumrah. Umumnya, orang memanfaatkan hitungan berdasarkan siklus yang tampak pada keteraturan pemunculan obyek langit. Tanggal 21/12/2012 itu winter solstice, hari di mana Matahari mencapai titik paling selatan pada garis edar semu tahunannya (sebagaimana tampak di Bumi); musim dingin (winter) di belahan bumi utara. Setelah itu Matahari kembali menuju utara.



Kebetulan hari itu bertepatan dengan akhir satu masa hitungan (b’a’ktun ke-13) yang akan dilanjutkan dengan b’a’ktun ke-14 sampai dengan ke-20 untuk mengikuti hitungan panjang (long count) dalam sistem kalender Maya.



Namun, ada kelompok-kelompok yang memanfaatkan tanggal istimewa ini untuk menakut-nakuti masyarakat dengan menambahkan berita hoax (menipu) akan adanya berbagai bencana dan menjadikannya seolah-olah sebagai akhir zaman.



Misalnya, mereka menyebut adanya Planet Nibiru dan lain-lain yang akan menumbuk Bumi pada saat itu. Nibiru adalah obyek langit yang disebut dalam catatan bangsa Sumeria. Dari sini sudah mulai kelihatan ketidakkonvergenan cerita (Sumeria dan Maya). Selain itu, jika ada obyek besar akan menumbuk Bumi pada tahun 2012, mestinya sekarang sudah dapat dilihat dengan mata. Nyatanya, tidak ditemukan obyek demikian.



Ada beberapa hal lain yang mereka sebut juga, seperti konfigurasi beberapa planet yang segaris pada saat itu yang akan menyebabkan gangguan gravitasi di Bumi. Pertama, tidak akan ada konfigurasi segaris dalam beberapa puluh tahun ke depan. Kedua, jika pun ada, pengaruh gravitasinya pada Bumi praktis tidak ada karena jarak antarplanet demikian jauh dan konfigurasi segaris terjadi hanya sesaat.



Apa pembelajaran dari ini semua?



Tampaknya sekarang semakin marak ide menggabung-gabungkan sedikit sains dan sedikit mitologi praktis serta banyak bumbu untuk menjadi cerita yang terkesan dapat dipercaya. Dengan internet, cerita seperti ini dengan cepat menyebar. Yang harus diingat adalah sains bekerja atas fakta (hasil observasi alam dan/atau hasil eksperimen). Tidak ada bukti yang mendukung akan ada sesuatu yang katastrofe pada 21/12/2012.



Apa pendapat Anda tentang kalender Maya yang konon cukup akurat dengan menggunakan konfigurasi bintang?



Kalender Maya sangat kompleks dan asal muasal penghitungannya belum dipahami benar. Ada siklus 260 hari yang tampaknya berasal dari gabungan siklus 13 dan 20 hari, dua angka yang tampak penting untuk bangsa Maya. Ada banyak interpretasi tentang 260 hari itu, di antaranya jumlah hari antara menstruasi terakhir dan saat kelahiran bayi (untuk para bidan mengantisipasi kelahiran).



Mereka menggunakan pengamatan Matahari, Bulan, dan Venus yang masing-masing berasosiasi dengan dewa dan kepentingan tertentu yang relevan dengan kehidupan di Bumi. Oleh karena itu, ada upacara-upacara yang bersesuaian untuk kemunculan Matahari, Bulan, atau Venus. Namun, saya tak yakin mereka menggunakan lebih banyak obyek langit (bintang dan sebagainya).



Keterhubungan



Dengan diksi terpilih dan amat santun, Nana menengarai banyak pemahaman yang sebenarnya kurang pas mengenai hubungan semua peristiwa di Bumi, menyangkut manusia—dalam keterkaitannya dengan manusia lain, alam, lingkungan alam, dan segenap isinya—dengan alam semesta.



Dari perspektif sains, apakah semua yang ada di alam semesta ini lahir dari kekosongan?



Saya lebih suka ”ketiadaan” daripada kekosongan karena pada awal tiada apa-apa; ruang dan waktu tiada, jadi tidak bermakna kosong (seolah ada ruang, tetapi kosong). Bintang lebih cepat terbentuk dibandingkan galaksi, tetapi selama galaksi terbentuk bintang baru terus lahir. Selagi bintang baru terbentuk, ada yang juga membangun sistem planet. Dalam hal tata surya, lama setelah Matahari terbentuk, kemudian planet-planet (termasuk Bumi), baru kemudian kehidupan di Bumi.



Perlu dipahami, gambaran cerita evolusi adalah gambaran mosaik empiris dari fakta pengalaman dan kalkulasi waktu yang dibutuhkan untuk proses-proses yang diperlukan. Jadi, kita belum punya cerita utuh dan validitasnya terus-menerus diuji.



Dengan pergulatan intelektual yang intens dalam sains, bagaimana Anda memaknai kehidupan?



Kehidupan dalam artian fisis merupakan sesuatu yang sangat istimewa dalam alam semesta. Kehidupan seperti yang kita miliki, yang memerlukan kondisi sangat spesifik, memerlukan pemenuhan kebutuhan kimiawi yang sangat spesifik, ternyata memerlukan waktu persiapan yang sangat panjang dan tidak semua planet dapat memenuhi kebutuhan tersebut.



Dalam mempelajari alam semesta yang sesungguhnya dicoba untuk dipahami adalah sejarah alam semesta dalam skala besar (keseluruhan alam semesta) maupun dalam skala kecil (sejarah pembentukan galaksi, bintang, dan sistem keplanetan, termasuk lingkungan biota).



Ini semua menggunakan fakta yang kita temukan dalam alam semesta dan dianalisis dengan menggunakan kaidah-kaidah fisika dan matematika yang kita tahu bekerja dengan baik dalam skala atau domain yang kita kenal. Dari hasil analisis ini, kita mencoba merangkai cerita yang logis tentang sejarah alam semesta dan sejarah fisis kehidupan serta mencoba memprediksi.



Melampaui fakta



Sejak tahun 2005, Nana aktif dalam Bandung Community of Science and Religion. Komunitas itu menjembatani dialog sehat antara sains dan agama guna menempatkan duduk soal agar tak lagi terjadi kesalahpahaman di antara keduanya.



Semula kegiatan itu didanai forum dialog agama-sains internasional, The Metanexus Institute, untuk tiga tahun. ”Saya senang karena setelah dana habis, komunitas ini terus berjalan,” ujar Nana.



”Teman-teman tetap berkumpul. Kami mengumpulkan uang untuk membeli DVD tentang filsafat sains, agama dan sains, dan lain-lain. Yang penting kita dengarkan dulu penjelasannya, pelajari dulu, sebelum berdebat enggak keruan. Di situ kami sama- sama belajar.”



Bagaimana Anda menghubungkan intelektualitas dan spiritualitas?



Pengetahuan yang baik tentang alam semesta akan memberikan gambaran atau peta tentang eksistensi fisis kita dalam alam semesta ini. Menurut saya, ini merupakan bantuan besar dalam memberi pijakan yang mapan untuk dapat melompat ke domain yang bersifat transendental.



Spiritual tidak harus berarti religius, tetapi suatu proses kejiwaan yang secara sadar mengontemplasi kehidupan ini melampaui domain fisis; melampaui fakta-fakta yang dapat diamati. Menurut saya, realitas itu jauh lebih luas daripada yang dapat kita akses dan intelektualitas kita dapat didorong untuk membangun terkaan yang cerdas tentang apa yang tak dapat kita akses. Berkeyakinan dengan nalar....



Meski demikian, saya ingin menegaskan, sains tak pernah mengklaim memiliki gambaran sepenuhnya tentang alam (termasuk kehidupan) dan tak dapat menawarkan jawaban bagi semua masalah di Bumi.



Namun, sains adalah agen yang layak diperhatikan suaranya ketika kita mencari suatu ukuran walau sangat terbatas tentang kebenaran alam karena dalam proses kerjanya, sains meminimalkan unsur subyektif manusiawi sedemikian rupa sehingga kesimpulan saintifik diharapkan berlaku universal. Gapaian pikiran (intelektual) dan jiwa manusia jauh melampaui domain kerja sains.

Sumber :
Kompas Cetak



semoga bermanfaat